Archive for the Kumpulan Puisi Category

Kebohongan hati

Posted in Kumpulan Puisi with tags , on June 29, 2008 by zuvanka

Kasih rasakan senyummu
Sayang rasakan dirimu
Rindu rasakan hadiratmu

Bagai cinta yang lenyap telah datang
Bagai kesejukan hati yang berhembus
Terukir cerita penuh makna dihati

Digoreskan pena kehidupan di dunia
Penuh warna lalui bersama
Pedih, perih, canda, ceria
Itu hanya ilusi yang kaburkan mata

Tersadar dari khayal kepuasan
Bohongi diri akan cintamu
Bohongi diri akan sayangmu
Bohongi rasa yang tidak pernah ada
Butakan hati melihat kenyataan
Berharap maaf mu terucap hapus sesalku

Jkt, 26 Juni 2008

Sakit

Posted in Kumpulan Puisi with tags , on June 29, 2008 by zuvanka

Saat pandangan ini menatap nanar
Saat telinga ini perdengarkan senyap
Sakit…sakit bagai goresan darah
Hancur…hancur bagai kepingan kaca

Seakan kasih tak pernah ada dihati
Seakan cinta tak bermakna untuk dikenang
Tandusnya air mata mengalir
Gontainya langkah jiwa melihatmu

Seakan dunia menelan rapuhnya diri
Seakan neraka dalam genggaman
Hempaskan aku dari langit kebahagiaan
Buang aku dalam kejamnya dunia derita

Bagai tubuh tanpa nurani
Lepaskan dari hidupmu secepat inginkan aku

Jkt, 26 Juni 2008

Memory

Posted in Kumpulan Puisi with tags on June 29, 2008 by zuvanka

Tegar mata melihat dunia
Tegak kepala hadapi kenyataan
Karena kekuatan cinta bisa berdiri
Karena keteguhan kasih bisa berlari
Kau pernah menjadi bagianku
Pernah mengisi separuh jiwaku
Pernah ada dalam lingkaran hidupku
Tapi tanpa kau gontainya hidup terlewati
Tanpa kau tegar ku menatap kerasnya dunia
Tanpa kau kuat ku arungi takdir derita
Karena kau tidak pernah menjadi nafas hidupku
Karena kau tercipta sebagai masalalu

Jkt, 26 Juni 2008

Hidup baru

Posted in Kumpulan Puisi with tags on June 29, 2008 by zuvanka

Indahnya dunia terasa sangat menyengat
Fantasi malam jalani dengan tawa
Manisnya hidup bagai morfin yang membuat sakau
Bibir ini tak lepas dari senyum

Tak pernah terasa pahit membayangi langkah
Tak pernah terasa gersang menghalau batin
Tapi kini dunia berputar dengan keras
Seakan Tuhan ingin menghukum atas jiwa kotor

Semua telah berubah…Tidak ada lagi yang tersisa
Susahnya hidup jalani dengan lapang
Getirnya malam lalui dengan angkuh
Pedihnya dunia lampaui dengan gentar

Mencoba lebih dan lebih dari tegar
Mencoba lebih dan lebih dari kuat
Mencoba lebih dan lebih dari tabah

Dan kini hasrat tercipta manusia yang utuh
Melebihi manusia yang rasakan indahnya dunia
Melebihi manusia yang larut dalam fantasi malam
Melebihi manusia yang rasakan manisnya hidup

Utuh karena berkat yang melimpah
Utuh karena kasih yang tiada tara
Utuh melebihi yang layak di sebut utuh
Utuh dalam karunia dan jiwa baru Tuhan

Jkt, 26 Juni 2008

Sahabat

Posted in Kumpulan Puisi with tags on June 29, 2008 by zuvanka

Saat bintang menyapa kau biaskan canda tawa
Saat gerhana tertidur kau sapa dengan senyum
Saat Jatuh kau datang padaku
Saat lelah aku akan ada bersamamu
Saat bahagia aku akan menyertaimu
Saat dunia mencobamu, teguh takkan tinggalkanmu
Saat waktu berhenti akan selalu ada untukmu
Semua untuk damainya hatimu
Semua untuk tenangnya jiwamu
Karena kau sebagian harta terindah
Karena kau separuh jiwa raga
Karena kau adalah sahabat sejati

Jkt, 26 Juni 2008

Cinta

Posted in Kumpulan Puisi with tags on June 29, 2008 by zuvanka

Cinta kata yang sakral
Teramat sakral untuk digenggam
Bahkan untuk ku kecap
Cinta itu pernah hinggap dalam hidup
Cinta itu pernah bersemi dalam kalbu
Cinta itu pernah jamah hati bimbang

Tapi kini setelah lenyapnya diri
Tak dapat terbagi cinta dengan yang lain
Tak dapat serahkan hati untuk yang lain
Walaupun kasih ini terenggut
Walaupun butanya hati menyayat

Tapi cinta bagai bayanganmu
Bagai mentari yang selalu sinari dunia
Bagai birunya langit yang damaikan mata
Walau kini hanya kenangan terindah
Walau kini tak ada lagi tawa canda

Tapi cinta selalu menyertai langkah
Karena ku kubur cinta ini bersama matinya hati
Terpendam abadi didasar hati yang tak terjamah
Terantai rasa ini dari rapuhnya cinta dunia fana
Karena fantasi cinta suci ini hanya kau dan aku

Jkt, 26 Juni 2008