Haus dirinya
Sunyi, sepi merenggut akal sehat ini
Membuat mata awas memandang
Bagai elang haus akan mangsanya
Bagai Rindu merobek kalbu
Harapkan diri bersua dengan gamblang
Seakan hilang bagai di telan bumi
Meninggalkan jejak tak terlacak
Menghilangkan semua asa di hati
Membuat hayal menanti mukjijat
Melihat bayang bayangmu terasa puas
Agar hati tak tergoyahkan akan cemas
Doa untuk bahagia dan hidup tenangmu
Jkt, 30 Juni 2008