Archive for June 30, 2008

Soulmate

Posted in Kumpulan Puisi with tags , , on June 30, 2008 by zuvanka

Berlalu bagai desiran angin
Buat kepala iniĀ  menoleh dan menoleh lagi
Seakan bimbang inilah dunia nyata

Kau ada disaat aku ada
Kau datang disaat aku tinggal
Terasa asing dan janggal
Terasa aneh dan gundah
Kau seakan bayangan yang mengikuti

Tapi semua terasa tak penting
Dengan suara di pikiran
Membuat semua terasa damai
Dengan tawa canda di hati
Membuat semua terasa indah
Bagai nyanyian yang iringi setiap langkah
Terhentak sadari soulmate sejati adalah kau

Jkt, 30 Juni 2008

Datang & Pergi

Posted in Kumpulan Puisi with tags , , on June 30, 2008 by zuvanka

Ketika ia ada akal berkata
Kenapa ia tampak
Kenapa ia tercipta
Kenapa mata melihatnya

Dia ambil yang ternilai
Dia rampas jiwa goyah
Dia hapus bimbang hati
Seakan jeritan hati terdamaikan

Benci akan tatapannya
Tak ingin berbagi hati untuknya
Tak mau dibawah bayang-bayangnya
Hasrat berontak lepas akan dia

Salah apa penghakiman tiba
Hak apa renggut yang tersisa
Dosa apa butakan mata hati
Pasrah ku terima tumbal jiwa

Jkt, 30 Juni 2008

Semu

Posted in Kumpulan Puisi with tags , , on June 30, 2008 by zuvanka

Dia ada seiring berlarinya waktu
Dia lenyap membawa kehampaan
Senyum tak luput dari bibir
Bahagia selalu temani damainya hari
Sukacita, riang bergumul di diri

Tapi…
Tapi kenapa ini hanya semu
Kenapa ini berakhir pilu
Kenapa dan kenapa ini terjadi lagi

Dan lagiiiiii….
Derita menanti diujung bahagia
Perih bahkan membayangi senyum
Airmata seakan kering tak berbekas
Bagai karma yang melilit hidup

Lelah hati tak sanggup bangkit
Letih jiwa ingin tinggalkan dunia
Kenangan luka yang menoreh lemah
Berharap tangannya kuatkan batin
Karunianya jamah jiwa rapuh
Harap tegar berdiri diatas penderitaan

Jkt, 30 Juni 2008

Bahagia

Posted in Kumpulan Puisi with tags , , on June 30, 2008 by zuvanka

Apakah ini kebahagiaan ???
Ya…ini kebahagiaan hidup
Pernah rasakan dunia berwarna
Pernah menggenggam langit tercerah
Tapi kenapa lemah akan pertahanannya
Kenapa kebahagiaan sirna bagai hembusan angin
Kenapa tak kuasa melepas manisnya hidup
Apakah tak layak akan datangnya bahagia
Apakah tak cukup usahakan bahagia selalu disisi

Jkt, 30 Juni 2008

Benci

Posted in Kumpulan Puisi with tags , , on June 30, 2008 by zuvanka

Hancur, hancur tak berbekas
Tapi kenapa harapĀ  selalu membayangi
Dimana akal sehat ini berputar
Dimana logika ini bergerak

Semua seakan mati tak berpendar
Bagai seonggok organ tak berfungsi

Benci akan rasa bimbang
Benci akan pikiran lemah
Benci akan tetesan airmata

Tapi kenapa…
Kenapa hanya bisa benci kenaifan
kenapa hanya bisa memaki kebodohan
kenapa hanya kegamangan jiwa yang tertindas
Kenapa bukan diri hina yang ku benci
Kenapa bukan hati busuk yang ku maki
Sedangkan kau tahu
Diri angkuh mu yang membunuh jiwa
Kesombonganmu seakan biarkan ku mati

Jkt, 30 Juni 2008

Thank’s & Sorry

Posted in Kumpulan Puisi with tags , , on June 30, 2008 by zuvanka

Terima kasih kau datang membawa mentari
Datang sebagai pengganti yang hilang
Ada untuk obati yang terluka
Coba telusuri gelapnya relung hati
Coba selalu bebagi ketenangan
Coba membuat hidup bagai lukisan
Buat diri hapuskan airmata yang kering
Selalu bangkit untuk tawa dan senyum
Terima kasih untuk pengorbanan
Tapi maaf, terucap bagai aliran air
Maaf tidak layak akan kasih besarmu
Maaf belahan jiwa tidak dapat menyatu
Maaf karena tali persahabatan yang sanggup kutawarkan

Jkt, 30 Juni 2008

Haus dirinya

Posted in Kumpulan Puisi with tags , , on June 30, 2008 by zuvanka

Sunyi, sepi merenggut akal sehat ini
Membuat mata awas memandang
Bagai elang haus akan mangsanya
Bagai Rindu merobek kalbu
Harapkan diri bersua dengan gamblang
Seakan hilang bagai di telan bumi
Meninggalkan jejak tak terlacak
Menghilangkan semua asa di hati
Membuat hayal menanti mukjijat
Melihat bayang bayangmu terasa puas
Agar hati tak tergoyahkan akan cemas
Doa untuk bahagia dan hidup tenangmu

Jkt, 30 Juni 2008