Cinta

Cinta kata yang sakral
Teramat sakral untuk digenggam
Bahkan untuk ku kecap
Cinta itu pernah hinggap dalam hidup
Cinta itu pernah bersemi dalam kalbu
Cinta itu pernah jamah hati bimbang

Tapi kini setelah lenyapnya diri
Tak dapat terbagi cinta dengan yang lain
Tak dapat serahkan hati untuk yang lain
Walaupun kasih ini terenggut
Walaupun butanya hati menyayat

Tapi cinta bagai bayanganmu
Bagai mentari yang selalu sinari dunia
Bagai birunya langit yang damaikan mata
Walau kini hanya kenangan terindah
Walau kini tak ada lagi tawa canda

Tapi cinta selalu menyertai langkah
Karena ku kubur cinta ini bersama matinya hati
Terpendam abadi didasar hati yang tak terjamah
Terantai rasa ini dari rapuhnya cinta dunia fana
Karena fantasi cinta suci ini hanya kau dan aku

Jkt, 26 Juni 2008

Leave a Reply